Blog

Jumat, 09 November 2012

Sandi Ambalan


Sandi Ambalan


Kehormatan itu suci.
Janganlah kurang amalmu dalam kesukaran, tenanglah dalam bahaya.

Katakanlah selalu dalam sebenarnya.
Jangan sekali – kali setengah benar atau yang berarti dua.

Sabda pandita ratu.
Manusia itu manusia, kaya atau melarat adalah keadaan lahir, kita mengukur orang dengan ukuran batin.
Siapa saja, meskipun bagaimana, adalah kawan kita.
Karenannya, janganlah melakukan sesuatu yang dapat melukai hati atau menghinakan orang lain.
Lebih baik mati terhormat, daripada hidup dengan nista.


Dalam keadaan bagaimanapun juga, pancarkanlah jiwamu dengan riang gembira, dan janganlah nampak pada lahirmu akan isi hatimu.

Pemuda setia, adalah orang yang sopan dan perwira yang membela orang – orang miskin, dan mereka yang kurang dari padanya, serta menolong dirinya.
Hargailah dan pergunakanlah sebaik – baiknya segala sesuatu yang kita terima dari Tuhan.
Itulah kehendak ambalan kita.



Sandi Ambalan ini, aku dapat saat persiapan MAPTA (Masa Penerimaan Tamu Ambalan).
Kalimat favoritku ialah, "Manusia itu manusia, kaya atau melarat adalah keadaan lahir, kita mengukur orang dengan ukuran batin."
Jika dipahami dan diterapkan dengan baik, insya Allah kita akan jadi manusia yang sebenar-benarnya manusia. 



[:DD- Selamat Belajar!

8 komentar:

  1. Heheh matur nuwun. Makasih sudah diteliti, ya kayaknya saya juga salah, agak nggak hafal sih, Mas. Sutanagari? Haha. Nostalgia...

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Internet, tp kalo yg didiktein sm kakak bantara, beda banget ya, Sri? hehe

    BalasHapus
  4. Saya suka dengan postingan ini :))

    BalasHapus

Hello, thank your for the comment :)