Blog

Rabu, 03 April 2013

Teater SMAN 1 Kota Magelang ke UAD


Kami adalah teater Gingsul SMAN 1 Kota Magelang. Guru teater kami adalah Triman Laksana. Pada tanggal 13 Februari 2013 lalu, kami diundang sebagai pengisi acara pembahasan antologi Kepada Tanah milik Pak Triman di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Ini posternya :)
Kami mendramatisasi puisi Kepada Tanah, kami latihan hanya sekitar tiga kali pertemuan. Selain latihan di kelas X6 SMAN 1 Magelang, kami sempat latihan dan berdiskusi di rumah Pak Triman, di Citran, Paremono, Kabupaten Magelang.


Drama ini menceritakan tentang tanah yang kita pijak, kini dikuasai oleh penguasa, atas nama uang. Pabrik-pabrik, perumahan, yang menguasai tanah. Juga tentang permainan anak yang terlalu pagi, maksudnya sekarang anak-anak kan mainannya bukan main tanah lagi, tapi video game kan? Heheh…

Personilnya ada Mas Rizal, Wisnu, Mbak Hanif, Mbak Tika, Mbak Evita, Mbak Nada, Ariesta, Ajeng, Dhea, dan Mia (saya). Oh iya, kami juga mendapat kesempatan untuk membacakan karya-karya Pak Triman lho, Bu Sekar juga. Bu Sekar adalah guru bahasa Indonesia kami sekaligus penanggung jawab ekstrakurikuler teater SMAN 1 Kota Magelang.

Awalnya, kami berangkat dari sekolah sekitar pukul 17.00 WIB, sekolah untungnya mendukung kami, jadi kamu naik mobil sekolah yang dikemudikan oleh mas Huri.

Selama perjalanan, kami mengobrol. Hujan rintik-rintik mengikuti perjalanan kami. Pukul 18.00 WIB, kami berhenti di sebuah rumah makan. Kami makan sekalian salat maghrib berjamaah. Rasa kekeluargaannya dapet banget deh pokoknya, biar ada chemistrynya gitu.

Entah keenakan ngobrol, nggak kerasa udah jam 19.00 lebih, padahal jadwalnya tuh 19.30 udah mulai! Kami tergesa-gesa, kami belum make-up pula. Ya ampun, parahnya lagi, kami juga tersesat, haha. Harusnya kan di kampus III, tapi malah ke kampus II. Tanya kesana-kemari, akhirnya nyampe juga, 
alhamdulilah. Pak Triman menunggu kami di depan gerbang kampus Universitas Ahmad Dahlan.

Kami registrasi dulu, eh dapet buku antologinya Pak Triman, sampulnya warna jingga. Ada kopi dan teh, ada kacang rebus juga. Suasananya asyik, kami duduk di alas tikar. Background stage-nya warna hitam, berasa nyeni banget deh.

Acara langsung dimulai! Mas-mas MC mempersilahkan kami untuk menampilkan dramatisasi puisi. Sebelumnya, kami diwawancarai, ditanya namanya siapa, dalam drama jadi tokoh apa,  ak jawab gini “Saya Mia, saya jadi rahasia.” Gerr..penonton tertawa, apa lucunya? -_-


(Diwawancarain->Saya Mia, Saya jadi rahasia.)








Bu Sekar, guru kami membacakan sebiji puisi.

 Mbak Tika dan Mbak Evita, duet baca puisi


bzzzz *siapa yaa*


dari kiri ke kanan - moderator - Pak Triman - Pak Slamet Riyadi Sabrawi

Jika ingin berkenalan dengan Pak Slamet Riyadi Sabrawi, sila kunnjungi blog:


Acara intinya, diskusi tentang antologinya Pak Triman Laksana, berhubung hari udah malam, dan kami besoknya harus sekolah ditambah perjalanan Jogja-Magelang butuh waktu 1-2 jam, maka kami pamit pulang duluan deh. Alhamdulilah semua lancar, sampai rumah sekitar jam 00. Fantastis!


Nukil cemilan kutipan [:D
Napoleon Hill
"Cherish your visions and your dreams as they are the children of your soul, the blueprints of your ultimate achievements."


"Perlakukan mimpimu dan visimu seolah mereka adalah anak-anak dari jiwamu, cetak biru dari pencapaian terhebatmu."



Ayo berkarya!






4 komentar:

Hello, thank your for the comment :)