Blog

Selasa, 02 Juli 2013

Ide Pokok Paragraf




Paragraf dibagi menjadi beberapa macam sesuai keberadaan ide pokok.

a.       Paragraf deduktif adalah paragraf yang memiliki ide pokok di awal paragraf.

Contoh:
Situs jejaring sosial Facebook memberi keuntungan bagi pengusaha butik dan distro. Sebab, terbukanya peluang promosi produk penjualan tanpa harus mengeluarkan biaya iklan. Salah satunya, dengan cara mengunggah foto sampel produk lalu menandai ke akun-akun target calon pembeli. Selain itu, situs ini memberi akses komunikasi seperti obrolan, dinding, dan pesan, sehingga memudahkan pengusaha dan pelanggan untuk sekedar tanya jawab, bertransaksi, dan sebagainya.


Pikiran utama: manfaat Facebook bagi pengusaha pakaian.


b.      Paragraf induktif adalah paragraf yang memiliki ide pokok di akhir paragraf.

Contoh:
Sering terjadi orang tua yang terkejut melihat anaknya melakukan perbuatan tercela di luar rumah. Padahal, menurut mereka, di dalam rumah anak bertindak sewajarnya saja. Mereka tidak sempat memantau perkembangan anaknya seiring maraknya pergaulan yang mengerikan. Sedangkan si anak malas bercerita keadaaan hatinya kepada orang tua karena mereka pikir, orang tua tidak akan mau mendengarkan. Itulah akibat dari orang tua yang terjebak kesibukan.

Pikiran utama: akibat dari orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya.


c.       Paragraf campuran memiliki dua ide pokok. Kalimat terakhir umumnya hanya mengulangi gagasan yang dinyatakan pada kalimat pertama, dengan sedikit tekanan atau variasi kalimat saja.

Contoh:
Penilaian baik atau buruknya terhadap suatu hal tergantung pada masing-masing individu. Setiap individu memiliki pedoman dan landasan sehingga lahirlah alasan mengapa ia menentukan baik atau buruk sesuatu bagi dirinya sendiri. Pedoman tersebut bisa ditilik dari segi agama, ideologi, teori, dan lainnya. Maka, dari satu pribadi ke pribadi yang lain memiliki jawaban yang relative mengenai suatu hal, yaitu baik atau buruk.

Pikiran utama: penilaian baik atau buruk suatu hal adalah jawaban yang relatif masing-masing orang.

d.      Paragraf ineratif adalah paragraf yang memiliki ide pokok di tengah paragraf.

Contoh:
Hujan deras mengguyur Bogor dan Bandung akhir-akhir ini. Cuaca berawan namun tidak menurunkan hujan terus melanda daerah sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kekeringan akibat kemarau panjang terjadi di Jawa Timur yang menimbulkan krisis air bersih. Cuaca di Indonesia sedang mengalami pergolakan tidak merata dan tidak menentu di seluruh wilayah provinsi. Kejadian ini memudahkan virus penyebab penyakit menyebar ke manusia, karena tubuh kaget terhadap perubahan cuaca yang ekstrim.

Pikiran utama: perbedaan cuaca yang tidak menentu di setiap wilayah Indonesia.



Semoga bermanfaat dan menginspirasi.


Mia [:D

4 komentar:

  1. Teknik ini juga yang sering ane gunakan dalam membuat artikel. Ane rancang dulu pokok bahasannnya. Baru kemudian saya kembangkan menjadi paragraf. Tebukti efektif untuk menghasilkan kualitas tulisan yang bagus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Om. bikin ide pokoknya dahulu :)
      makasih udah mampir ya, Om. sukses selalu..

      Mia [:D

      Hapus
  2. ngingetin pelajaran pas saya sma :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, itu pelajaran saya semester lalu hehe...

      Mia [:D

      Hapus

Hello, thank your for the comment :)