Blog

Jumat, 02 Mei 2014

Laporan Praktikum Osmosis Kentang #Biologi



LEMBAR KERJA SISWA
OSMOSIS

I.                   LATAR BELAKANG

Kamu telah mengetahui bahwa tumbuhan mengambil air dan zat-zat yang diperlukan dari lingkungannya.
Dalam kegiatan ini kamu akan mempelajari bagaimana air dapat masuk ke tubuh tumbuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

II.                ALAT DAN BAHAN

1.      Umbi kentang
2.      Pelubang gabus
3.      Mistar/penggaris
4.      Pisau /silet
5.      Larutan gula 5% dan 20% masing-masing 100 ml
6.      Timbangan
7.      Gelas kimia 4 buah
8.      Air suling 100 ml


III.             Urutan Kerja

1.      Dengan menggunakan pelubang gabus, buatlah 4 buah silinder umbi kentang segar sepanjang kira-kira ± 5 cm.
2.      Letakkan keempat silinder umbi kentang tersebut di atas rapat satu sama lain, selanjutnya dengan menggunakan pisau tajam potonglah ujung-ujungnya hingga diperoleh empat buah silinder kentang yang sama besar.
3.      Timbanglah tiap silinder umbi kentang itu secepat mungkin dan catatlah hasilnya dalam tabel.
4.      Lakukanlah terhadap silinder umbi kentang itu seperti berikut (lihat gambar).


Silinder umbi kentang
                                   
       1                  2                3            4 

                        Air suling        larutan gula 5%         larutan gula 20%      kosong



1.      Biarkan silinder umbi kentang dalam keadaan demikian selama satu hari.
2.      Angkat dan keringkan dengan cara menggulingkannya di atas kertas saring, kemudian timbanglah setiap silinder umbi kentang itu dan catatlah hasilnya dalam tabel.
3.      Amati keadaan keras lembeknya tiap silinder umbi kentang dengan jari dan catat hasil pengamatan dalam tabel.


I.                   TABEL PENGAMATAN SILINDER UMBI KENTANG
Nomer silinder
Perlakuan
Berat
Keadaan keras/lembek
awal
akhir
1

2

3

4
Dalam air

Dalam larutan gula 5%

Dalam larutan gula 20%

Dalam udara
2,4 g

2,8 g

2,4 g

2,4 g
2,7 g

2,3 g

1  g

1,3 g
Keras

Lembek

Lembek

Lembek

 

I.                   PERTANYAAN :
1.      Dalam percobaan ini manakah yang merupakan variabel bebas, variabel tak bebas dan variabel kontrol?
a.       Variabel bebas       : perlakuan perendaman pada air suling, larutan gula 5% dan 20%
b.      Variabel tak bebas : berat akhir silinder umbi kentang
c.       Variabel kontrol    : jenis silinder umbi kentang, volume larutan, waktu perendaman, ukuran silinder umbi kentang, berat wal silinder umbi kentang, stopwatch, kertas saring,dan timbangan
2.      Variabel manakah yang tidak dapat kita kendalikan dan merupakan variabel pengganggu?
Jawab:
Suhu, cahaya matahari, ketebalan membran silinder umbi kentang.
3.      Silinder umbi kentang manakah yang beratnya bertambah?
Jawab:
Silinder nomor 1, yaitu silinder kentang yang direndam di dalam gelas kimia berisi air suling selama 1 hari. Karena berdasarkan percobaan tersebut, diketahui konsentrasi air suling lebih rendah dibandingkan konsentrasi dalam materi kentang, sehingga air suling masuk ke dalam kentang melalui membran semipermeabel dan menyebabkan kentang tersebut beratnya menjadi bertambah.
4.      Buatlah hipotesis yang dapat menerangkan bagaimana pertambahan berat itu terjadi?
Jawab:
Terjadinya peristiwa osmosis pada kentang.
5.      Bagaimanakah perubahan yang terjadi pada silinder umbi kentang nomor 3 dan 4?
Jawab:
Umbi kentang nomor 3 dan 4 mengalami penurunan nilai berat.
6.      Bagaimana pendapatmu tentang hubungan konsentrasi larutan gula 5% terhadap silinder umbi kentang nomor 2 dan larutan gula 20% terhadap silinder umbi kentang nomor 3?
Jawab:
Di dalam tabel menjelaskan bahwa kentang yang direndam dalam:
a.        larutan gula berkonsentrasi 5% mengalami penurunan massa
2,8 gram-2,3 gram = 0,5 gram.
b.      Larutan gula berkonsentrasi 20% mengalami penurunan massa
2,4 gram-1 gram = 1,4 gram.
Menurut kami berdasarkan penghitungan selisih massa tersebut, semakin tinggi konsentrasi larutan, semakin besar nilai massa yang berkurang.
7.      Bagaimana keadaan silinder umbi kentang 1, 2, dan 3? Mengapa demikian?
Jawab :
-          Silinder umbi kentang 1 : direndam dalam air yang mana pada akhirnya membuat massa kentang bertambah dan keadaan kentang menjadi lebih keras, hal ini dikarenakan konsentrasi dalam sel lebih besar dari pada diluar sel, sehingga air masuk kedalam sel , sehingga membuat massa silinder umbi kentang bertambah (hipotonik).
-          Silinder umbi kentang 2 : direndam dalam larutan gula 5% dan menyebabkan massa berkurang dan keadaan akhir menjadi lembek, dikarenakan konsentrasi luar sel lebih besar dari pada di dalam sel, sehingga cairan dalam sel menuju ke luar sel dan menjadikan massa silinder umbi kentang berkurang (hipertonik).
-          Silinder umbi kentang 3 : direndam dalam larutan gula 20% dan menyebabkan massa berkurang dan keadaan akhir menjadi lembek, dikarenakan konsentrasi luar sel lebih besar dari pada di dalam sel, Apalagi konsentrasi larutan gula 20% lebih besar dari pada larutan gula 5% .sehingga cairan dalam sel menuju ke luar sel lebih banyak dan menjadikan massa silinder umbi kentang berkurang (hipertonik).
8.      Apakah yang dapat kamu simpulkan tentang hasil percobaan dari silinder nomor 1 sampai dengan nomor 4? Sesuaikan kesimpulanmu dengan hipotesis yang dikemukakan.
Jawab :
-          Terjadi perubahan massa sebelum dan sesudah praktikum
-          Keadaan sebelum dan sesudah praktikum berbeda
-          Proses osmosis pada silinder umbi kentang berbeda – beda tergantung pada larutan yang digunakan
-          Udara pun dapat menyebabkan perubahan massa pada silinder umbi kentang
Hasil osmosis pada silinder umbi kentang berbeda-beda tergantung pada larutan yang ada disekitar silinder umbi kentang. Pada silinder yang dimasukkan kedalam air suling terjadi peristiwa hipotonik, sehingga air masuk ke dalam sel yang mana menyebabkan massa silinder umbi kentang bertambah. Pada silinder yang dimasukkan kedalam larutan air gula, baik larutan gula 20% maupun 5% mengalami peristiwa hipertonik, sehingga cairan dalam sel keluar menuju larutan gula yang mengakibatkan massa silinder kentang berkurang. Kemudian pada silinder umbi kentang yang ditempatkan pada udara bebas berubah menjadi mengkerut dan massanya berkurang, dikarenakan sel kekurangan cairan dan menyebabkan sel pecah kemudian mengkerut, sehingga massanya pun berkurang.

II.                LAMPIRAN GAMBAR
Hehe cari sendiri ya, ^^
Semoga bermanfaat, Temans.. Aamiin.. Semangat ya!



 



0 komentar:

Poskan Komentar

Hello, thank your for the comment :)